Jalan yang terpilih tidak lah sama
Dan semua tak perlu dipaksakan
Diam ku bukan berarti memusuhi
Bahkan membenci tak pernah sekalipun tersirat
Banyak hal yang tak bisa diungkap lisan
Biarlah tulisan mengajarkan persaudaraan
Cinta bukan hanya tentang pria dan wanita
Kau pun pasti mengerti apa yang ku maksud
Selembar demi selembar kubaca
Catatan kecil tentang hati
Masih tentang ketidak pasti an
Masih terjebak belenggu ke egoisan
Apalah arti samudera luas jika hanya melihat setetes hujan
Takkan berarti semesta jika hanya melihat indahnya
Kuberanikan menuliskan lagi tentangmu
Diantara keterbatasanku dalam kewajiban
Masa lalu bukan untuk berjalan mundur
Masa lalu adalah cermin
Tempat berkaca antara diri dan egomu
Airmata...Penyesalan...Marah...Rindu...
Persetan!!!
Hadapilah apa yang di depanmu
Jangan berlindung pada kelemahanmu
Bertanggung jawab pada pilihanmu
Tak perlu mengatasnamakan nasib burukmu
Aku masihlah kata tanpa suara
Aku tetaplah hitam
Aku tiupan angin
Semoga aku masih bisa mendampingimu
Meski berbeda arah yang kita pilih
Karena tujuan kita masih sama
SURGA